Perbandingan Biaya Transaksi & Spread Emas Digital: Pegadaian, Shopee, dan IndoGold

Perbandingan Biaya Transaksi & Spread Emas Digital Pegadaian, Shopee, dan IndoGold

Indikasi.id
- Investasi emas digital semakin banyak dipilih masyarakat karena memungkinkan pembelian emas secara bertahap tanpa harus langsung membeli emas batangan dalam jumlah besar. Namun, sebelum memilih platform, calon investor perlu memperhatikan bukan hanya harga emas, tetapi juga biaya transaksi, spread harga beli dan jual, biaya penyimpanan, hingga biaya ketika emas dicetak menjadi emas fisik.

Beberapa platform yang dikenal menyediakan layanan emas digital di Indonesia antara lain Pegadaian, Shopee Emas, dan IndoGold. Ketiganya menawarkan kemudahan transaksi, tetapi memiliki mekanisme dan struktur biaya yang berbeda.

Lantas, mana yang lebih menarik dari sisi biaya? Berikut perbandingan emas digital Pegadaian, Shopee, dan IndoGold yang perlu diketahui sebelum mulai berinvestasi.

Apa Itu Spread Emas Digital?

Spread emas adalah selisih antara harga beli emas dengan harga jual kembali atau buyback pada suatu platform.

Sebagai contoh, apabila harga beli emas berada di angka Rp2.800.000 per gram, sedangkan harga jual kembali Rp2.650.000 per gram, maka terdapat selisih Rp150.000 per gram.

Semakin kecil spread, semakin kecil pula selisih harga yang harus ditutup oleh investor agar investasi emas mulai menghasilkan keuntungan.

Karena itu, investor sebaiknya tidak hanya melihat harga emas ketika membeli. Harga buyback juga perlu diperhatikan.

Pegadaian sendiri menjelaskan bahwa harga beli emas memang dapat lebih tinggi dibandingkan harga jual kembali. Perbedaan tersebut merupakan hal yang umum dalam transaksi emas dan dipengaruhi oleh berbagai komponen dalam perdagangan emas.

1. Biaya dan Spread Emas Digital Pegadaian

Pegadaian menyediakan layanan Tabungan Emas yang memungkinkan masyarakat membeli emas secara bertahap. Layanan ini kini dapat diakses melalui aplikasi Tring! by Pegadaian, yang merupakan pengembangan dari aplikasi Pegadaian Digital.

Salah satu kelebihan Tabungan Emas Pegadaian adalah nominal pembelian yang relatif terjangkau. Pegadaian menyebut pembelian emas dapat dilakukan mulai dari 0,01 gram.

Selain harga beli dan harga jual, investor juga perlu memperhitungkan biaya pengelolaan rekening. Informasi Pegadaian menyebut biaya pengelolaan rekening Tabungan Emas sebesar Rp30.000 per tahun.

Saldo emas juga dapat dicairkan melalui transaksi jual kembali atau dicetak menjadi emas fisik sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan demikian, komponen biaya yang perlu diperhatikan pengguna Pegadaian antara lain:

  • Harga beli emas.
  • Harga jual kembali atau buyback.
  • Spread harga beli dan jual.
  • Biaya pengelolaan rekening.
  • Biaya yang berkaitan dengan pencetakan emas fisik jika dilakukan.
  • Biaya lain sesuai jenis transaksi dan ketentuan yang berlaku.

Pegadaian juga telah beroperasi sebagai bank emas di Indonesia sejak 2025 dan berada dalam ekosistem pengawasan OJK.

2. Biaya dan Spread Shopee Emas

Shopee Emas menawarkan transaksi emas melalui aplikasi Shopee. Namun, ada hal penting yang perlu dipahami: Shopee Emas bukan berarti Shopee menentukan sendiri seluruh harga dan biaya emas.

Berdasarkan syarat dan ketentuan Shopee, transaksi emas diteruskan kepada penyedia emas seperti Pegadaian atau Treasury. Harga beli dan harga jual dapat berubah mengikuti ketentuan penyedia emas tersebut.

Untuk produk emas Pegadaian di Shopee, pembelian dapat dilakukan mulai dari Rp10.000, sedangkan minimum penjualan emas Pegadaian tercantum sebesar 0,01 gram.

Namun, pengguna perlu memperhatikan adanya biaya penjualan emas. Besaran biaya tersebut dihitung berdasarkan harga jual emas dan dapat berubah sesuai ketentuan Tabungan Emas.

Selain itu, terdapat biaya penitipan emas fisik Pegadaian sebesar Rp30.000 per tahun, yang berdasarkan syarat dan ketentuan Shopee dikenakan mulai tahun kedua.

Artinya, ketika membandingkan Shopee Emas dengan platform lain, jangan hanya melihat nominal minimum pembelian. Biaya penjualan dan biaya lainnya juga harus dimasukkan dalam perhitungan.

3. Biaya dan Spread Emas Digital IndoGold

IndoGold memiliki mekanisme yang sedikit berbeda. Melalui fasilitas Rencana Emas, pengguna dapat membeli emas secara online dan menyimpan saldo emas sebelum nantinya memilih untuk menjual atau menarik emas fisik.

IndoGold menjelaskan bahwa saldo emas akan bertambah ketika pengguna melakukan pembelian dan berkurang ketika melakukan penjualan atau penarikan barang. Harga pembelian dan buyback ditetapkan oleh IndoGold.

Salah satu hal yang menarik adalah biaya sertifikat tidak langsung dibebankan ketika melakukan pembelian dalam fasilitas Rencana Emas. Biaya tersebut dikenakan ketika pengguna melakukan penarikan emas fisik, dengan besaran yang bergantung pada jenis pecahan atau kepingan yang dipilih.

Ketika emas fisik ditarik, pengguna juga perlu memperhitungkan biaya pengiriman dan asuransi apabila memilih pengiriman melalui pihak ketiga. IndoGold menyebut biaya asuransi pengiriman sebesar 0,5 persen dari nilai buyback emas.

Sementara itu, IndoGold juga mengenakan ketentuan tertentu terkait biaya transfer dana setelah transaksi penjualan, khususnya untuk transaksi di bawah nilai tertentu. Ketentuan tersebut dapat berubah sesuai kebijakan perusahaan.

Perbandingan Pegadaian, Shopee Emas dan IndoGold

Secara sederhana, perbandingannya dapat dilihat sebagai berikut:

KomponenPegadaianShopee EmasIndoGold
Pembelian emas digitalYaYaYa
Pembelian nominal kecilMulai 0,01 gramMulai Rp10.000 untuk PegadaianTersedia sesuai ketentuan
Harga beliBerubah mengikuti harga yang berlakuMengikuti penyedia emasDitetapkan IndoGold
Harga jual/buybackMengikuti harga buybackMengikuti penyedia emasDitetapkan IndoGold
Biaya pengelolaanRp30.000/tahunKetentuan mengikuti produkTergantung fasilitas
Cetak emas fisikTersediaTersedia sesuai ketentuanTersedia
Biaya sertifikatSesuai ketentuanSesuai ketentuan penyediaDibebankan saat penarikan
Biaya pengiriman fisikSesuai layananSesuai ketentuanAda jika menggunakan pengiriman
Asuransi pengirimanSesuai layananSesuai ketentuan0,5% dari nilai buyback untuk pengiriman pihak ketiga

Data biaya dapat berubah sehingga tabel tersebut sebaiknya dijadikan gambaran umum, bukan patokan harga transaksi final. Shopee secara khusus menyatakan bahwa ketentuan biaya transaksi emas dapat berubah dan harga beli maupun jual dapat diperbarui sewaktu-waktu.

Mana yang Memiliki Spread Emas Paling Kecil?

Pertanyaan mengenai platform dengan spread emas paling kecil sebenarnya tidak bisa dijawab hanya dengan melihat nama platform.

Pasalnya, harga emas digital bergerak dan setiap penyedia dapat memperbarui harga beli serta harga jualnya. Bahkan dalam satu hari, spread dapat berubah.

Cara yang lebih tepat adalah membandingkan harga pada waktu yang sama.

Rumus sederhananya adalah:

Spread = Harga Beli - Harga Jual

Sedangkan untuk mengetahui persentase spread:

Spread (%) = (Harga Beli - Harga Jual) ÷ Harga Beli × 100%

Misalnya harga beli emas Rp2.800.000 per gram dan harga buyback Rp2.650.000 per gram.

Maka:

Rp2.800.000 - Rp2.650.000 = Rp150.000

Persentase spread:

Rp150.000 ÷ Rp2.800.000 × 100% = sekitar 5,36%.

Artinya, harga emas perlu mengalami kenaikan lebih dari sekitar 5,36 persen sebelum investor menutup spread tersebut, belum termasuk biaya lain yang mungkin dikenakan.

Jangan Hanya Melihat Harga Beli

Kesalahan yang sering dilakukan investor pemula adalah memilih platform berdasarkan harga beli emas paling murah.

Padahal, harga jual kembali jauh lebih penting ketika investor ingin mencairkan investasi.

Sebagai contoh, Platform A mungkin menawarkan harga beli yang lebih rendah, tetapi memiliki harga buyback yang juga lebih rendah. Sementara Platform B mempunyai harga beli sedikit lebih tinggi tetapi menawarkan buyback yang lebih tinggi.

Dalam kondisi seperti ini, Platform B belum tentu lebih mahal jika spread akhirnya lebih kecil.

Karena itu, sebelum membeli emas digital, investor sebaiknya melakukan tiga pengecekan:

  1. Harga beli per gram
  2. Harga jual kembali per gram
  3. Total biaya transaksi

Barulah setelah itu dapat diketahui platform mana yang lebih efisien.

Bagaimana dengan Biaya Cetak Emas Fisik?

Bagi investor yang memiliki tujuan memiliki emas batangan secara fisik, biaya pencetakan juga penting.

Pada Pegadaian, saldo Tabungan Emas dapat dicetak menjadi emas batangan sesuai ketentuan dan pilihan yang tersedia.

Sementara pada IndoGold, biaya sertifikat dikenakan ketika pengguna melakukan penarikan emas fisik. Besarnya bergantung pada pecahan atau kepingan yang dipilih. Biaya pengiriman dan asuransi juga menjadi tanggung jawab pengguna apabila menggunakan jasa pengiriman.

Artinya, investor yang memang ingin mencetak emas fisik sebaiknya menghitung biaya tersebut sejak awal.

Mana yang Cocok untuk Investor Pemula?

Tidak ada satu platform yang otomatis menjadi pilihan terbaik untuk semua orang.

Pegadaian dapat menjadi pilihan bagi investor yang menginginkan ekosistem layanan emas yang luas, termasuk tabungan emas, penjualan kembali dan opsi pencetakan emas fisik.

Shopee Emas dapat menarik bagi pengguna yang menginginkan kemudahan transaksi melalui ekosistem Shopee. Namun, pengguna tetap perlu memahami bahwa transaksi emas diteruskan kepada penyedia seperti Pegadaian atau Treasury dan terdapat ketentuan biaya penjualan.

Sementara IndoGold dapat menjadi alternatif bagi pengguna yang ingin membeli emas secara digital sekaligus memiliki pilihan untuk menarik emas fisik. Model Rencana Emas juga membuat biaya sertifikat tidak langsung dikenakan saat pembelian, melainkan ketika emas fisik ditarik.

Kesimpulan

Perbandingan biaya transaksi dan spread emas digital Pegadaian, Shopee, dan IndoGold menunjukkan bahwa investor tidak cukup hanya melihat harga emas saat melakukan pembelian.

Spread antara harga beli dan harga jual, biaya penjualan, biaya pengelolaan rekening, biaya pencetakan, hingga biaya pengiriman emas fisik dapat memengaruhi hasil investasi.

Pegadaian memiliki biaya pengelolaan rekening yang tercantum sebesar Rp30.000 per tahun, sementara Shopee Emas memiliki biaya penjualan yang mengikuti ketentuan penyedia emas. IndoGold memiliki mekanisme berbeda karena biaya sertifikat dibebankan ketika emas fisik ditarik.

Pada akhirnya, platform dengan harga beli paling murah belum tentu menjadi pilihan paling murah. Investor sebaiknya membandingkan harga beli dan buyback pada waktu yang sama serta memasukkan seluruh biaya sebelum menentukan tempat untuk membeli emas digital.

Dengan cara tersebut, keputusan investasi tidak hanya berdasarkan promosi atau kemudahan aplikasi, tetapi berdasarkan biaya nyata yang harus dikeluarkan dan nilai yang diterima ketika emas dijual kembali.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak